Anak Hebat

Tips & Trik ini membantu Moms dalam merawat penampilan Si Kecil dan membuat Si Kecil tampil lebih kece. Yuk Moms, dapatkan informasi menarik seputar parenting hanya di sini!

Kembali
Melatih Anak Mandiri Sejak Dini Ternyata Tak Sulit, Moms!

Melatih Anak Mandiri Sejak Dini Ternyata Tak Sulit, Moms!

Buah hati yang masih kecil tentu senantiasa bergantung pada orang tuanya, terutama Moms. Namun, pastinya Moms tidak ingin jika nanti Si Kecil masih terus bergantung pada orang lain ketika beranjak dewasa. Itulah sebabnya Moms harus berusaha melatih Si Kecil untuk mandiri sejak dini.

Melatih kemandirian anak ternyata tidak sulit lho, Moms. Beberapa cara ini dapat Moms lakukan agar buah hati mulai belajar mandiri:

Mengizinkan Si Kecil Beraktivitas Bersama Orang Lain

Anak-anak yang selalu beraktivitas bersama orang tua akan sulit berkembang menjadi pribadi mandiri. Sebab biasanya orang tua akan selalu berusaha membantu buah hatinya agar tidak menemui hambatan saat beraktivitas. Agar Si Kecil tak menjadi pribadi yang ketergantungan dengan orang tua, Moms harus mengizinkannya untuk beraktivitas bersama orang lain. Contohnya, bermain bersama teman sebaya tanpa didampingi orang tua atau menginap di rumah om dan tantenya. Dengan demikian, buah hati Moms akan belajar melakukan berbagai hal secara mandiri tanpa meminta bantuan orang tua.

Mengajak Anak Menyelesaikan Pekerjaan Rumah Tangga

Menyelesaikan pekerjaan rumah tangga juga bisa menjadi cara mudah untuk melatih kemandirian anak. Moms bisa memulainya dengan hal-hal sederhana, misalnya mengharuskan Si Kecil untuk mengelap meja dan meletakkan piring kotor di tempat cuci piring setelah makan. Seiring dengan bertambahnya usia Si Kecil, Moms bisa menambah intensitas pekerjaan rumah tangga lainnya seperti menyapu, merapikan pakaian yang sedang dijemur, atau membersihkan kamar mandi. Kebiasaan sederhana ini akan membuat buah hati Moms terlatih untuk bertanggung jawab sejak masih kecil.

Membiarkan Anak untuk Mengambil Keputusan

Kemandirian anak juga bisa dipupuk dengan cara membiarkan anak mengambil keputusan. Moms dapat mengizinkan Si Kecil memilih baju yang akan digunakannya, memilih peralatan makan sebelum membeli, atau menentukan jenis makanan yang diinginkan. Proses pengambilan keputusan akan melatih buah hati Moms untuk menjadi pribadi yang lebih bijaksana dan mampu menghadapi konsekuensi dari pilihannya.

Mengajarkan Konsep Sederhana tentang Literasi Finansial

Sikap mandiri juga sangat berhubungan dengan kemampuan mengelola finansial. Hal ini membuat Moms harus kreatif mengajarkan konsep literasi finansial sejak dini kepada Si Kecil. Moms bisa memulainya dengan memberikan uang jajan untuk buah hati dan mengajarkan cara menabung. Selanjutnya, ajarkan Si Kecil untuk bertanggung jawab terhadap uang yang sudah dimilikinya. Izinkan Si Kecil membeli barang-barang yang diinginkan dengan cara mengumpulkan uang tabungan secara telaten. Selain itu, Moms juga harus mengingatkan kids agar senantiasa hidup hemat dan tidak menghambur-hamburkan uang tabungan secara sembarangan, ya. Pemahaman literasi finansial akan membuat buah hati Moms tumbuh menjadi pribadi yang mandiri sekaligus bertanggung jawab.

Melatih Anak untuk Membeli Sesuatu di Luar Rumah

Waktu masih kecil dulu, Moms pasti pernah disuruh orang tua untuk pergi ke warung sendirian dan membeli sesuatu, ya. Ternyata hal sederhana tersebut bisa menjadi cara ampuh untuk melatih kemandirian Si Kecil lho, Moms. Bila Si Kecil sudah memasuki usia sekolah, Moms bisa membiarkan Si Kecil membeli sesuatu sendirian di warung, toko, atau minimarket yang letaknya dekat dengan rumah. Ketika membeli sesuatu, buah hati Moms akan belajar berhitung, menjaga uang yang dibawanya, serta berinteraksi dengan orang lain. Sehingga Si Kecil akan berkembang menjadi lebih mandiri dan tidak mengalami kesulitan saat berinteraksi di luar rumah.

 

Masih banyak kok hal-hal sederhana yang dapat Moms lakukan untuk melatih kemandirian si kecil. Jangan sampai Si Kecil terlalu asyik bermanja-manja dengan Moms, ya. Pastikan bahwa tingkat kemandirian buah hati Moms juga berkembang seiring dengan pertambahan usianya.