Anak Hebat

Tips & Trik ini membantu Moms dalam merawat penampilan Si Kecil dan membuat Si Kecil tampil lebih kece. Yuk Moms, dapatkan informasi menarik seputar parenting hanya di sini!

Kembali
Moms, Tahu Pertolongan Pertama saat Si Kecil Sakit Gigi?

Moms, Tahu Pertolongan Pertama saat Si Kecil Sakit Gigi?

Sakit gigi memang terasa menyiksa bagi semua orang, terutama bila Si Kecil yang sedang mengalaminya. Biasanya Moms pasti jadi ikut panik jika buah hati mulai rewel akibat sakit gigi. Sayangnya, wabah Covid-19 mempengaruhi penerapan sejumlah kebijakan baru terkait dengan penanganan medis untuk meminimalkan risiko penularan wabah tersebut. Kondisi sakit gigi dianggap tidak urgent sehingga masyarakat diimbau untuk tidak pergi ke dokter gigi untuk sementara waktu.

Duh, kasihan sekali ya bila Si Kecil belum bisa mendapatkan perawatan medis untuk meringankan gejala sakit giginya. Jangan resah dulu dengan keadaan tersebut, Moms. Cobalah melakukan langkah pertolongan pertama ini untuk mengatasi rasa sakit gigi yang dialami buah hati:

Membantu Membersihkan Sisa Makanan pada Mulut Si Kecil

Hal pertama yang bisa Moms lakukan untuk meringankan rasa sakit gigi Si Kecil adalah membantunya membersihkan sisa makanan pada sela-sela gigi. Sisa makanan yang menumpuk selama berhari-hari bisa membusuk dan memicu perkembangbiakan bakteri penyebab sakit gigi. Oleh sebab itu, Moms wajib membantu Si Kecil membersihkan seluruh rongga mulut dengan benang gigi. Lakukan proses ini secara perlahan-lahan agar kotoran di sela-sela gigi lekas terlepas tanpa menyebabkan rasa sakit.

Mengajak Si Kecil Berkumur dengan Air Garam yang Hangat

Garam memiliki kandungan anti bakteri alami yang ampuh membasmi kuman-kuman penyebab sakit gigi. Moms hanya perlu menyiapkan segelas air hangat yang dicampur dengan satu sendok teh garam. Kemudian, ajaklah Si Kecil berkumur dengan larutan air garam tersebut selama 30 detik. Cara ini bisa dilakukan dua hingga tiga kali sehari saat gigi terasa sangat sakit. Bila rongga mulut buah hati Moms sudah bersih dari kuman dan sisa makanan, niscaya rasa sakit giginya akan berkurang.

Menggunakan Kompres Dingin

Rasa sakit gigi yang disertai dengan pembengkakan gusi memang terasa sangat menyiksa. Tak mengherankan deh jika Si Kecil jadi cengeng bahkan tak bisa tidur. Moms dapat mengatasinya dengan menggunakan kompres dingin. Siapkan beberapa potong es batu yang dibalut dengan handuk kecil bersih. Lalu, tempelkan handuk berisi es batu pada pipi Si Kecil yang membengkak selama kurang lebih 15 menit. Setelah 15 menit, lepaskan kompres es batu sebentar lalu ulangi lagi sampai Si Kecil merasa lebih nyaman.

Mengingatkan Anak untuk Menyikat Gigi Secara Teratur

Kondisi sakit gigi yang dialami Si Kecil bisa bertambah parah kalau Si Kecil malas sikat gigi. Sisa makanan dan bakteri yang melekat di gigi dapat membuat gigi Si Kecil jadi berlubang hingga rasa sakitnya sulit ditahan. Jadi, Moms harus selalu mengingatkan buah hati untuk menyikat gigi secata teratur dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan malam hari sebelum tidur. Kandungan fluoride dalam pasta gigi dapat membantu membasmi bakteri penyebab sakit gigi. Bila Si Kecil menyikat gigi dengan benar, rongga mulutnya akan selalu bersih dan terhindar dari risiko sakit gigi yang lebih parah.

Menyiapkan Makanan yang Bertekstur Halus dan Bersuhu Ruangan

Ketika sakit gigi, buah hati Moms pasti kesulitan mengunyah makanan. Suhu makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin juga rentan memperparah kondisi sakit gigi Si Kecil. Jadi, sebaiknya Moms menyiapkan makanan yang bertekstur halus dan bersuhu ruangan, misalnya bubur, nasi tim, dan aneka lauk yang teksturnya lembut. Si Kecil juga harus mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis untuk sementara waktu karena kandungan gula berlebihan dapat memicu kemunculan bakteri yang membuat sakit gigi semakin parah.

 

Kalau Moms tidak panik menghadapi Si Kecil yang rewel saat sakit gigi, pasti Moms bisa berpikir jernih untuk mengatasi keluhan sakit tersebut. Mari menunggu beberapa saat sampai wabah Covid-19 mereda sehingga Moms lebih leluasa mengajak Si Kecil ke dokter gigi.